REFLEKSI JANJI
Dalam perputaran roda yang dialami, segala hal dengan kesungkaran maupun kondisi saat ini, tidak bisa dijadikan kacamata untuk alat sebagai peninjauan lebih luas. Banyak hal yang kemudian menjadi pertimbangan dengan banyak yang dialami.
Dalam menggrebek persatuan lisan, manusia memang sudah semestinya tak bisa dan tidak akan bisa memgang seluruh andil yang menjadi kesatuan lisan dan perbuatan.
Pemikiran, tindakan, dan pola tingkah laku yang bersifat dinamis, menjadikan ia selalu berkembang dengan segala hal yang membentuk karakternya dengan berbagai kondisi. Yang menjadi catatan ialah, bila sebagaimana penyikapan akan hal diawal menjadi sebuah pedoman manusia dalam memandang manusia yang kain tertepati, akan membangun satu hal yang dikuatkan dalam bentuk keyakinan.
Bilamana hal itu layaknya seperti kayu rapuh yang hanya tertera angin saja sudah runtuh, bagaimana membangun kepercayaan yang meneladani sebuah lisan yang dinggap adalh sebuah komitmen aktif dalam meregleksikan pola tindakan agar senantiasa menjadikan perkataan diawa tadi menjadi sebuah keyakinan.
Dalam menggrebek persatuan lisan, manusia memang sudah semestinya tak bisa dan tidak akan bisa memgang seluruh andil yang menjadi kesatuan lisan dan perbuatan.
Pemikiran, tindakan, dan pola tingkah laku yang bersifat dinamis, menjadikan ia selalu berkembang dengan segala hal yang membentuk karakternya dengan berbagai kondisi. Yang menjadi catatan ialah, bila sebagaimana penyikapan akan hal diawal menjadi sebuah pedoman manusia dalam memandang manusia yang kain tertepati, akan membangun satu hal yang dikuatkan dalam bentuk keyakinan.
Bilamana hal itu layaknya seperti kayu rapuh yang hanya tertera angin saja sudah runtuh, bagaimana membangun kepercayaan yang meneladani sebuah lisan yang dinggap adalh sebuah komitmen aktif dalam meregleksikan pola tindakan agar senantiasa menjadikan perkataan diawa tadi menjadi sebuah keyakinan.
Komentar
Posting Komentar